cara menanam bawang bombay
Uncategorized

Cara Menanam Bawang Bombay Praktis Di Rumah

Ada berbagai jenis bawang, dan salah satu yang paling umum digunakan di seluruh dunia adalah bawang Bombay, cara menanam bawang bombay merupakan tugas yang mudah dan dapat dilakukan di rumah, terutama jika kamu memiliki ruang kosong. Ukuran, bentuk, warna, dan rasa bawang ini sangat beragam, dan mereka sangat cocok untuk berbagai jenis makanan

Bawang bombay telah dibudidayakan petani selama berabad-abad, menurut Food and Agriculture Organization menyatakan bahwa China adalah penghasil bawang terbesar di dunia.

Namun, sudah menjadi rahasia umum bahwa memotong bawang dapat menyebabkan mata berair, tetapi bawang bombay juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Menurunkan risiko beberapa jenis kanker, memperbaiki suasana hati, dan menjaga kesehatan kulit dan rambut adalah beberapa contohnya.

Cara Menanam Bawang Bombay

cara menanam bawang bombay

Jika kamu dan keluarga mengonsumsi bawang bombai setiap hari, akan sangat bermanfaat bagi kesehatan kamu, karena memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Oleh karena itu, mungkin yang terbaik adalah mengikuti cara menanam bawang bombay berikut ini:

1.     Mempersiapkan Lahan

Persiapan lahan adalah langkah pertama dalam cara menanam bawang bombay. Bawang bombay tumbuh dengan baik di lingkungan pegunungan dengan suhu  ideal antara 18 sampai 20 °C.

Namun, kamu juga dapat menanam bawang bombay di dataran rendah, meskipun hasilnya menjadi kurang maksimal. Kriteria lahan yang tepat untuk menanam bawang bombay sebagai berikut:

  1. Memiliki ketinggian minimal 200 mdpl.
  2. pH tanah sekitar 5,5-7,5.
  3. Terkena sinar matahari langsung minimal 10 jam per hari.
  4. Tanah gembur
  5. Dekat sumber air.
  6. Cukup dengan kandungan hara.

Jika kamu sudah menemukan lokasi lahan yang tepat, kamu dapat gemburkan tanah dengan mencangkul untuk meratakan kandungan hara.

2. Memberikan Pupuk Dasar

Untuk menjaga unsur hara tetap terpenuhi selama masa tanam kamu juga perlu melakukan pemberian pupuk. Menggunakan jenis pupuk dasar organik, seperti pupuk kandang atau pupuk kompos, dapat digunakan. Jangan gunakan pupuk anorganik karena dapat mempengaruhi rasa bawang bombay.

3. Pembibitan Bawang Bombay

Pembibitan bawang bombay adalah langkah berikutnya dalam proses menanam bawang bombay. kamu dapat melakukannya dengan generatif umbi. Metode untuk memilih bibit terbaik termasuk antara lain:

  1. Cari bawang bombay yang berukuran besar, pastikan tidak rusak atau busuk dan berasal dari tanaman yang sehat dan unggul.
  2. Kumpulkan bibit sebanyak mungkin sesuai dengan ukuran lahan.
  3. Kemudian cuci bersih dan simpan bibit di tempat yang lembab dan teduh selama 2 hingga 3 minggu sampai bibit bertunas.

Kemudian kamu bisa melakukan penyemaian bibit, dengan cara seperti berikut:

  1. Siapkan tanah humus yang sudah diayak, dan kemudian tampung pada polybag kotak yang besar dan bersekat-sekat.
  2. Kamu bisa menyiapkan sedikit tanah gembur jika kamu tidak ingin menggunakan polybag.
  3. Jika umbi bawang bombay sudah tumbuh, segera tanam pada polybag dengan kedalaman 2-3 cm dan pastikan tunasnya berada di atas.
  4. Tunggu sampai tunasnya tumbuh sekitar 5–10 cm dan siram.
  5. Setelah tunas tumbuh tinggi, bawang bombay dapat dipindahkan ke bedengan.
  6. Pada bedengan atau pot yang sudah kamu sediakan, buatlah lubang tanam. Tanam setiap lubang dengan bibit bawang bombay, dan usahakan untuk melakukannya pada sore hari.

Bibit yang baru saja ditanam dapat segera disiram, pada minggu pertama, lakukan penyulaman dan ganti bibit yang tidak tumbuh.

4. Perawatan Bawang Bombay

Setelah kamu mempelajari cara menanam bawang bombay, saatnya untuk beralih ke perawatannya. kamu dapat melakukannya dengan mengikuti beberapa metode berikut ini:

  1. Penyiraman

Dengan memperhatikan kelembaban tanah, penyiraman dilakukan untuk memastikan bahwa tanaman mendapatkan jumlah air yang cukup.

  1. Penyiangan

Penyiangan diperlukan untuk mencegah kompetisi hara antara gulma dan bawang bombay karena gulma tumbuh tanpa diberi mulsa.

  1. Mengendalikan Hama

Hama bawang bombay yang paling umum adalah jamur, bakteri, dan orong-orong. Untuk mencapai tujuan ini, kamu dapat menggunakan fungisida, bakterisida, dan pestisida yang sesuai dengan jenis hamanya.

Cara Memanen Bawang Bombay

Untuk waktu memanen bawang Bombay bisa kamu panen saat berumur 4 hingga 5 bulan setelah tanam, berikut cara menanam bawang bombay dengan benar yang dapat kamu coba:

  1. Gali sedikit tanah di pinggir umbi bawang bombay, Kemudian, dengan hati-hati dan perlahan  cabut bawang bombay agar tidak rusak.
  2. Setelah kamu membersihkan tanah yang menempel pada bawang, simpan di tempat yang sejuk dan kering dan jauh dari sinar matahari.
  3. Bawang bombay harus disimpan digantung agar tunasnya tidak tumbuh.

Bawang bombay adalah tanaman yang hanya bisa panen sekali. Karena bawang bombay hanya dapat dipanen sekali, perawatan lahan diperlukan jika kamu ingin menanamnya lagi. Setelah panen, lahan harus dirawat seperti berikut:

  1. Bersihkan sisa-sisa tanaman bawang bombay.
  2. Olah kembali bedengan atau lahan agar rata dengan sekitarnya.
  3. Untuk membunuh virus dan bakteri, biarkan tanah selama satu minggu terpapar sinar matahari (kecuali selama musim penghujan).

Penutup

Demikianlah cara menanam bawang bombay praktis di rumah. Selain itu, kamu juga dapat belajar cara menanam bawang merah yang sama-sama mudah dan dapat kamu laukan dirumah. Menanam bawang bombay di rumah bukan hanya mudah, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan dan dompet kamu.

Dengan mengikuti panduan ini, kamu dapat menikmati hasil panen bawang bombay segar dan berkualitas tinggi langsung dari kebunmu sendiri dan kemudian kamu dapat mengolahnya untuk memulai bisnis, kamu dapat memulai bisnis jual beli bawang atau membuat bawang goreng dengan mesin yang canggih untuk membantu mengolah bawang gorengmu.

Hi, I’m Rizqi Khafif Prayoga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *