cara merawat sablon plastisol
Uncategorized

Cara Merawat Kaos Sablon Plastisol, Agar Tahan Lama

Cara Merawat Kaos Sablon Plastisol – Kaos merupakan pakaian yang banyak kita gunakan dalam kehidupan sehari hari. Berbagai macam desain kaos kita punya. Tapi, bagaimana jika kaos yang kita punya desain atau pada sablonannya hilang, apalagi kaos tersebut termasuk ke kaos yang digunakan dalam event ataupun kegiatan. Makannya pada artikel ini kita akan membahas tentang cara merawat kaos sablon platisol, agar awet dan tidak mudah rusak.

Sablon Plastisol

Sebelum kita membahas cara merawatnya kita bisa memulai dengan membahas, apa itu sablon plastisol? Sablon plastisol merupakan salah satu jenis sablon berbasis minyak yang bisa gambar sablon menarik dan memberikan efek timbul. Hal tersebut membuat harga kaos yang dibuat dengan sablon plastisol ini lebih mahal daripada sablon biasa.

Karena harganya yang mahal ini tentunya akan disayangkan jika sablon menjadi rusak. Makan dari itu kita perlu merawatnya supaya sablon bisa awet serta tidak mudah rusak. Sablon plastisol ini membutuhkan perawatan khusus supaya pada bagian sablonnya tidak mengelupas.

Untuk menambah koleksi kaos di lemari, kalian bisa membuat kaos di sablon kaos jogja kalian bisa mendapatkan desain serta ukuran yang kalian inginkan termasuk jika kalian ingin membuat kaos dengan sablon plastisol ini.

Cara Merawat Sablon Plastisol

Nah, berikut ini akan dijelaskan beberapa cara merawat sablon plastisol supaya lebih awet serta tahan lama untuk kita gunakan. Berikut cara merawat sablon plastisol.

1. Mencuci Sablon Platisol dengan Tangan atau Manual

cara merawat sablon plastisol

Cara pertama adalah dengan mencuci sablon plastisol ini dengan tangan atau manual, hal ini bertujuan agar sablon lebih tahan lama serta awet. Karena jika kita mencuci dengan mesin cuci bisa merusak sablon, hal tersebut karena saat mencucui kita harus hati ā€“ hati saat pada bagian sablonannya.

Tidak hanya itu, kita sebaiknya tidak merendam kaos dengan sablon plastisol dalam waktu yang lama. Disarankan untuk merendam kaos paling lama 15 menit saja. Hal tersebut supaya sablon pada kaos tidak mudah terlepas. Tidak merendam sablon dalam waktu yang lama juga bertujuan untuk menjaga warna kaos tetap terjaga tau tidak luntur.

2. Hindari Menyikat Kaos dengan Sablon Plastisol Saat Mencuci

Jika mencuci sablon plastisol diusahakan untuk tidak menyikatkan, hal tersebut karena jika kita menyikat pada bagian sablonanya akan membuat sablonan menipis dan cepat rusak pada bagian sablon. Sebaiknya saat mencuci kaos dengan cara menkucek perlahan saja agar sablon tidak cepat rusak.

Nah, untuk menghindari noda yang sulit hilang sebaiknya untuk alngsung mencuci kaos jika setekah terkena noda agar noda tidak meresap pada kain serta sulit hilang.

3. Saat Menjemur Balik Kaos

Cara berikutnya adalah dengan membalik kaos saat menjemur supaya pada bagian sablonan tidak terkena sinar matahari langsung. Balik kaos dengan cara pada bagian luar berada di dalam dan bagian dalam berada di luar. Sinar matahari langsung yang terus menerus bisa membuat sablon berubah warna serta rusak, sehingga baiknya untuk menjemur kaos dalam keadaan terbalik.

Atau kita bisa juga menjemur kaos di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Namun jika dengan cara ini mungkin kaos akan cukup lama kerignya, tetapi cara ini bisa menjaga sablon tetap bagus.

4. Saat Kaos Kering Pastikan Supaya Sablon Tidak Saling Menempel

Saat setelah dijemur dan kering mungkin kaos akan terlipat dan salin menempel. Pastikan kamu menjaga untuk pada bagian sablon tidak saling menempel, entah dengan sablonan kaos lain ataupun kaos sendiri.

Jika sablon saling menempel bisa saja lengket dan saat kaos ditarik akan merusak sablon. Pastikan untuk sablon tidak saling menempel dengan kaos lain ataupun sendiri.

cara merawat sablon plastisol

5. Pada Bagian Sablon Jangan Setrika Secara Langsung

Jika terkena panas sablon plastisol cenderung akan mudah rusak. Itulah sebabnya sebaiknya untuk tidak menyetrika sablonan secara langsung. Lebih baik pada sablonan terlihat kusut daripada sablonan kalian rusak karena panas dari setrika.

Atau kalian bisa mengguanakan cara melapisi sablon dengan kain saat menyetrika. Sehingga sablon tidak terkena langsung panas dari setrika.

Nah, dengan mengikuti cara ā€“ cara di atas kalian bisa mendapatkan kaos sablon platisol yang awet dan tahan lama. Sehingga dapat digunakan untuk waktu yang cukup lama. Terimakasih sudah membasa artikel ini sampai jumpa!

Hi, Iā€™m writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *