Viral Video Balita Pakai Behel. Netizen: Emaknya Sehat?

0

Sewcazual.com – Berikut adalah artikel mengenai Viral Video Balita Pakai Behel. Netizen: Emaknya Sehat? yang kami rangkum dari kaskus, silahkan disimak . dan jangan lupa di share ya tentang Viral Video Balita Pakai Behel. Netizen: Emaknya Sehat?

Hai semua!

emoticon-Hai

Selamat pagi

{thread_title}

Sebelum menulis thread ini, saya mau menarik napas dalam dulu biar rileks. Soalnya hidup saya yang memusingkan ini malah dibikin tambah pusing sama kelakuan netizen yang benar-benar di luar nalar. Jadi, beberapa waktu lalu viral di Tiktok video seorang balita yang memakai behel. Video tersebut diunggah oleh akun Tiktok @putsho05, yang diduga merupakan ibu si balita. Sontak saja video tersebut menuai reaksi yang beragam dari netizen.

“Kayaknya pasang behel di klinik abal-abal. Kalo di dokter ga mungkin bisa!” komentar @nyx.haleth00.

“Ya Allah kok bisa pakai behel? Kan belum waktunya? Kasian si adek,” ujar akun @vandvd.

“Emaknya sehat?” cuit akun @queen_outfit97

Dan terdapat beragam komentar lainnya.

Memangnya kenapa sih dengan pemasangan behel pada balita?

Viral Video Balita Pakai Behel. Netizen: Emaknya Sehat?

Jadi gini penjelasannya. Balita tidak diperbolehkan menggunakan behel dengan alasan kesehatan dan keamanan. Kecuali behel khusus yang diperuntukkan bagi balita dengan gangguan struktur rahang. Bentuk behelnya pun berbeda. Tidak seperti behel yang dipakai balita di video viral.

Behel boleh dipasang apabila seseorang memiliki akar gigi permanen yang kuat. Nah, balita tidak memenuhi syarat ini, karena gigi balita bukanlah gigi permanen alias masih gigi susu. Gigi balita masih dalam masa pertumbuhan, apabila dipasangkan behel, maka pertumbuhan gigi dan rahang balita akan terganggu. Tentu saja ini buruk dampaknya bagi balita. Selain itu, menurut testimoni orang-orang yang sudah memakai behel, pemasangan behel sangat sakit dan rasanya sangat tidak nyaman. Jika orang dewasa saja merasa seperti itu, bagaimana dengan balita?

Memang masih banyak orang yang belum paham mengenai aturan pemasangan behel ini. Beberapa bahkan masih percaya diri memakai behel abal-abal yang dipasang oleh tukang gigi atau dokter gigi biasa. Padahal ada SOP dalam pemasangan behel. Diantaranya, sebelum melakukan behel, gigi dan gusi pasien dironsen dulu untuk melihat akar giginya. Jika akar gigi pasien tidak kuat, maka pemasangan behel tidak dapat dilanjutkan. Selain itu, behel yang diberikan haruslah behel yang sesuai dengan standar medis dan steril. Nah, jika membeli dan memasang behel abal-abal yang tak memenuhi standar tersebut, maka akan berdampak buruk bagi pemakainya. Salah satunya berisiko terdampak kanker mulut.

Langkah apa yang bisa ditempuh untuk menjaga kesehatan gigi bayi hingga balita?

Langkah pertama dapat dilakukan dengan memberi anak camilan. Tanda jika gigi susu anak mulai tumbuh adalah, anak terlihat seperti ingin menggigit sesuatu. Terkadang ia mengambil mainannya lalu digigit. Nah, di masa seperti itu berilah anak camilan sehat seperti biskuit bayi, irisan buah, dan irisan sayur.

Viral Video Balita Pakai Behel. Netizen: Emaknya Sehat?
Theeter untuk bayi

Ketika gigi tumbuh, bayi akan merasakan sensasi tidak nyaman di giginya. Sensasi itu seperti adanya rasa gatal di gusi. Jadi, untuk menanggulangi hal tersebut, ibu dapat memberi bayi theeter yang sudah disimpan di lemari es. Harap perhatikan suhu theeter sebelum diberikan pada bayi, ya. Jangan sampai terlalu dingin.

Ketika gigi susu anak semakin lengkap, atau sekitar usia 2-4 tahun, mulai perkenalkan anak dengan sikat gigi. Biarkan anak memilih model sikat gigi anak favoritnya. Selanjutnya mulailah untuk mendemonstrasikan cara sikat gigi pada mereka dengan menggunakan odol yang aman untuk anak. Ajarkan dan dampingi anak untuk rutin menggosok gigi dua kali sehari.

Supaya gigi anak semakin sehat dan kuat, berikan mereka asupan buah dan sayur yang bagus untuk gigi. Salah satunya apel dan wortel. Jangan lupa ajak anak untuk rutin periksa gigi ke dokter minimal enam bulan sekali.

Nah, supaya gigi anak tumbuh cantik dan rapi, perhatikanlah kebiasaan makan dan minum anak. Hindari anak untuk minum melalui dot dalam jangka waktu yang lama, serta kebiasaan menyedot atau mengemut makanan. Kebiasaan ini dapat menghambat pertumbuhan rahang anak, sehingga ruang tempat gigi tumbuh tidak cukup. Akhirnya gigi anak tumbuh jarang-jarang bahkan berhimpitan tidak rapi.

Sampai hari ini tidak ada penjelasan lebih lanjut dari ibu si balita. Video tersebut masih belum ditake-down walaupun ramai panen hujatan, dan wanita tersebut masih santai meng-upload video lain. Dilihat dari akunnya, sepertinya wanita tersebut adalah pemilik salon kecantikan dan biasa memasang behel abal-abal. Hmm, jangan ditiru ya, Gansis!

Sekian

| serbaserbi.com |

Terima kasih sudah mampir

Sumber: 1, 2, 3

Leave A Reply

Your email address will not be published.